Senin, 03 Juni 2013

2 PERINTAH BERBEDA, 2 IBADAH YANG BERBEDA

Saat ini semakin marak wanita yang menggunakan baju yang sengaja setenagh jadi atu belum beres dijahit.  Adapun beberapa diantaranya ada yang bimbang anatara menggunakan hijab (kerudung/jilbab) dikarenakan takut tidak sesuai dengan perilaku yang masih belum sesuai dengan aturan Islam. Ditambah dengan maraknya   wanita yang berkerudung namun dekat dengan dunia syetan. Hali ini semakin menambah kegalauan para wanita yang belum berjilbab untu berjilbab.
Penulis memandang bahwa perintah antara jilbab, akhlaq dan ibadah lainnya adalah suatu perintah yang berbeda dan ibadah yang berbeda begitu pula dengan dosanya.
Jika para wanita memutuskan untuk berjilbab maka wanita tersebut telah mentaati salah satu perintah Allah dan menghindari salah satu dosa. Apabila wanita tersebut melakukan perdosaan lainny atau akhlaqnya belum pas dengan syariat islam maka tak perlu menjadi tekanan. Padahal ada kemungkinan dengan berjilbab, diri dan hati akan terbujuk untuk berakhlaq dan mentaati perintah lainnya.
Jika telah berjilbab namun akhlaqnya masih kurang baik maka wanita tersebut tinggal mencari ilmu untuk bisa berakhlaq baik, setelah mencari ilmu maka amalkan apa yang didengar, disaring dan dipahaminya serta tak lupa mengamalakannya atas dasar keilkhlasan.
JADI INTINYA
BERJILBABLAH, TAK USAH MALU DENGAN AKHLAQ YANG BELUM SEMPURNA TAPI SEGERALAH BERBENAH UNTUK MEMPERBAIKI KEKURANGTAATAN YANG LAINNYA.

BERJILBABLAH, AGAR TERHINDAR DARI DOSA MEMPERTONTONKAN AURAT DAN BISA MENATA DIRI UNTUK SEGERA TAAT PADA PERINTAH LAIINYA.

PERCAKAPAN DIRI+PIKIRAN dan KATA HATI

DIRI + PIKIRAN
aku masih ingin menata iman, hati dan diri dulu 
KATA HATI
kasian juga y 
hehehehe 
ups !
emang mau menata apa lagi? 

DIRI+PIKIRAN
menata iman,menata hati dan menata diri  
masih banyak PR nya 

KATA HATI
hmm ...
cara menata iman gmn? 
cara menata hati gmn? 
cara menata diri gmn? 

DIRI+PIKIRAN
hahahaha..! belum tahu aku

KATA HATI
nah 
lo 

DIRI+PIKIRAN
maka nya ini baru mau belajar 

KATA HATIi
udah tahu Tanya kesiapa dulu? 

DIRI+PIKIRAN
belum juga 
 

KATA HATI
hmmm 
.... 
coba deh tanya ke diri kamu sendiri dlu deh 

DIRI+PIKIRAN
iyahhhhhhh anda benar 
horeeeee aku udah tahu jawabannya hehhehe 
 

KATA HATI
jadi apa yang kurang dari diri kamu? 

DIRI+PIKIRAN
banyak

KATA HATI
apa aja? 

DIRI+PIKIRAN
yang ringan-ringan aja 

KATA HATI
yang berat berat juga gak apa apa 

DIRI+PIKIRAN
hahahha 
ahhh biar aku sendiri aja deh yg tahu 
yg penting kan aku tahu ini dan itu yang harus segera diperbaiki 

KATA HATI
iya tak apa kalau mau nya begitu 
bagus 
jadi .....
apa kelebihan km? 

DIRI+PIKIRAN
emhhh kelebihan berat badan,, 

KATA HATI
bisa 
apa lagi 

DIRI+PIKIRAN
hehehehe nggak ada lg,,aku gak punya kelebihan 

KATA HATI
masa sih? 
nah salah satu kekurangan kamu adalah 
kamu belum tahu kelebihan yang kamu 

DIRI+PIKIRAN
hehehehe ya aku merasa aku ini terlalu banyak kekurangannya ,,sampai sampai gak berani untuk menilai apa kelebihan aku 

KATA HATI
nah cara berfikir seperti itu harus segera dirubah 
soalnya kalau hanya memikirkan kekurangan 
kamu akan terus ciut 
gak PEDE 
and gak mau move on 
kalau kamu tahu kelebihan kamu 
setidaknya kamu bisa MOVE ON dengan mengoptimalkan kelebihan kamu 

DIRI+PIKIRAN

insya Allah aku akan mencobanya


Jumat, 31 Mei 2013

Manusia (Terinspirasi dari Film Bicentennial Man)

Kebebasan, kengerian, Ketakutan, Kesakitan,  Cinta, Birahi, rasa kesepian dan kesedihan yang mendalam seorang manusia merupakan anugerah yang tak bisa dimiliki makhluk lainnya. Manusia memang ditakdirkan mengalaminya.
Hingga Kehilangan orang-orang yang dicintainya beberapa kali dalam hidupnya. Itulah mengapa Tuhan memberi batas usia bagi manusia, karena manusia pasti tidak akan sanggup merasakan kehilangan terus menerus. Pada akhirnya manusia akan lelah dengan hidupnya, menjadi tua dan mati. Bahkan robot sekalipun tidak sanggup hidup terlalu lama untuk mangalami semua pengulangan tersebut

Penderitaan, rasa senang, rasa sedih yang menjadi warna dalam hidup adalah hal yang lumrah dalam kehidupan manusia. Semua adalah anugerah yang tidak bisa digantikan dengan apapun, bahkan robot sekalipun akan mengorbankan apapun demi memperoleh anugerah tersebut.
Manusia penuh dengan kerumitan, unik dan kompleks dalam penciptaannya, takkan ada teknologi yang bisa menyamai pencictaan Tuhan. Disitulah letak kemuliaan dari makhluq yang bernama manusia. Diantara kerumitan, keunikan dan kompleksitas penciptaan manusia, ada satu keinginan mendasar yang menjadi tabiat manusia, yaitu sebuah pengakuan atas kemanusiaannya, kebebasan sebagai individu yang merdeka dan mempunyai hak yang sama dengan manusia lainnya. Itulah esensi dari keberadaan manusia, yaitu Pengakuan atas kemanusiannya dan Kebebasan menentukan hidupnya tanpa tekanan. Dan demi pengakuan tersebut  robot akan berusaha untuk merasakan kematian karena kematian merupakan bagian dari kemanusiaan.