Rabu, 13 Mei 2009

Anomali Panca Indera

Telingaku jadi penglihatan orang untuk melihat ke belakang
Tangan dan kakiku dipaksa berlari dan mendaki
Bibirku menjadi tameng dikala terbentur prahara
Tubuhku pun dipaksa memikul beban

Dan's

malam yang dingin

malam kian larut,,,

dingin pun menyelimuti,,,

tetes air di dedaunan, seakan menggigil tak mau beranjak,,

hingga embun menyentuhnya,,,

kelam mendingin disela riuhnya angin malam

bertahan dan ikhlas

Selalu dan selalu mencoba tuk bertahan
tak bergeming diantara badai tipuan semata...
Merengkuh langkah demi langkah dengan penuh halangan berbagai tusukan bisik menjerumuskan...
Dan aku mencoba tuk belajar menjadi insan yang mudah tuk ikhlas..